01 April 2009

Joga Experience (part I)

Hari itu adalah tanggal 28 Februari 2009. Saat ini saya adalah ketua panitia dari sebuah kegiatan yang diselenggarakan oleh jurusan saya sebuah institut ternama di kota metropolitan nomer dua di Indonesia. Seharusnya saat itu saya sedang berjuang bersama teman-teman panitia yang lain untuk menyukseskan kegiata tersebut. Padahal saat itu adalah masa liburan yang seharusnya saya gunakan untuk pulang ke daerah asal saya,namun karena saya adalah ketua paniia maka saya belum diijinkan untuk pulang karena saat itu saya adalah orang penting (hehehe). Semua orang memerlukan saya untuk sekedar untuk bertanya ataupun meminta tangan tangan untuk masalah sponsorship . tapi pada saat seperti itu saya malah ditinggalkan oleh orang-orang penting lainnya di sekitaran organisasi yang menyelenggarakan kegiatan tersebut. Mereka tetap pulang ke daerah masing-masing walaupun dengan berbagai alasan ada yang beralasan mencari dana, ada urusan keluarga dan murni untuk liburan intinya mereka semua meninggalkan saya sendiri mengurus kegiatan ini. Walaupun dalam waktu yang tidak bersamaan. Dalam hati saya sedikit berontak. Saya belum bias menghadapi masalah ini sendiri. Akhirnya saya berusaha meninggalkan keadaan ini dengan memutuskan untuk pergi melemaskan otak setelah pusing berkutat dengan kuliah dan berkegiatan saya pun meliburkan diri saya dengan pergi ke daerah Jogjakarta. Saya sengaja datang ke kota ini atas undangan teman saya semasa SMA yang kuliah di Jogjakarta. Saya pergi ke jogja menaiki kereta api. Di dalam kereta saya hanya diam duduk sendiri. Kebetulan di bangku untuk dua orang ternyata saya duduk sendiri. Pukul delapan malam saya tiba di jogja, kebetulan teman saya sudah tiba duluan. Selama 5 hari saya mengalami banyak kejadian yang kurang mengenakan. Teman-teman lain sesama panitia pun sering menghubungi saya, saya mengelak dengan alasan pergi ke rumah saudara di Sidoarjo. Tapi karena saya meninggalkan tanggung jawab saya alhasil saya mengalami banyak kejadian kurang mengenakan seperti teman saya yang saya andalkan untuk mengajak saya liburan di sana ternyata kurang bias bangun pagi,lalu sore hari di jogja biasanya turun hujan, jadinya ga bisa kemana-mana, lalu kebetulan tanggal tua dia beralasan tidak punya uang oleh sebab itu saya selalu membayari dia makan, lalu rencana yang telah saya buat untuk seharian di jogja batal hanya karena menunnggu teman dengan janji yang tak pasti, lalu sempat dimarahi FPI yang sedang berpatroli, lalu melihat penjambretan dan hampir kehilangan motor, kemudian mendapat Bengkel tambal ban yang aneh. Untung ada teman saya yang lain, sehingga hari yang saya habiskan selama di jogja lebih bervariasi dengan hang-out di tempat-tempat nongkrong sambil main kartu sampai pagi ataupun sekedar internetan gratis karena kebetulan rumah teman saya menginap terdapat fasilitas internet. Pasti hal ini karena dosa saya kepada panitia yang telah bersusah payah tapi saya tinggalkan. Saya mohon maaf kepada teman-teman semuanya. Hal akan menjadi evaluasi saya di kemudian hari. Terima kasih atas kerjasamanya selama ini.

Tidak ada komentar: